Piping Codes and Standards

Code dan Standard adalah sesuatu yang sudah sangat akrab dilingkungan para Engineer yang bekerja di bidang Piping Engineering khususnya, dan secara lebih luas dan umum, di dunia Engineering. Secara definisi, Standard adalah sebuah definisi teknis sekaligus petunjuk yang ditujukan kepada designer, manufaturer, operator atau pengguna sebuah peralatan.

Sedangkan Code adalah sebuah standard yang sudah diakui oleh badan pemerintah dan disahkan penggunaanya lewat undang-undang. Code dan Standard pada umumnya berisi tentang persyaratan minimum yang harus dilakukan demi tercapainya sebuah konstruksi yang aman, dengan tujuan mengedepankan keselamatan dan kepentingan masyarakat umum.

Dalam mencapai tujuan tersebut, maka Code dan Standard memberikan definisi dan petunjuk persyaratan tentang material, disain, fabrikasi, dan inspeksi, yang jika tidak dilakukan akan meningkatkan timbulnya potensi bahaya pada saat sebuah system dioperasikan. Disamping memberikan petunjuk, sebagai tambahannya, Code dan Standard juga mencantumkan larangan-larangan dan peringatan-peringatan terhadap kemungkinan dari sebuah disain yang tidak aman. Sejujurnya saja, kondisi dimana adanya disain yang sempurna, material yang sangat bagus dengan metode fabrikasi yang tiada cacat adalah jarang sekali bisa terjadi didunia nyata.

Tapi, pengalaman mengatakan bahwa jika segala sesuatu dilakukan sesuai dengan petunjuk dalam Code, yaitu dengan memenuhi persyaratan minium dan faktor keamanan, maka dengan sendirinya akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan secara drastis, yang pada gilirannya akan melindungi keselamatan manusia. Disetiap Code dan Standard yang ada, selalu dicantumkan dengan jelas maksud dan tujuan serta untuk kegiatan apa saja Code dan Standard ini bisa diaplikasikan.

Karena Code dan Standard mengakui bahwa metode yang mereka gunakan adalah metode pendekatan sederhana (simplified approach) untuk setiap permasalahan, maka mereka mendorong para designer yang berpengalaman dan mampu melakukan analisa yang lebih mendalam untuk menggunakan metode mereka. Hanya saja, metode yang ingin dilakukan haruslah sudah diuji dan paling tidak diakui oleh pihak pemilik Proyek atau Owner.

Lebih jauh lagi, jika seandainya Engineer memilih untuk menggunakan metode yang milik dia sendiri yang tidak atau belum teruji, sedangkan metode tersebut lain dari metode yang dianjurkan dalam Code dan Standard, maka metode tersebut haruslah dilengkapi dengan detail untuk disain, konstruksi, inspeksi, eksaminasi, dan testing sesuai dengan kondisi yang disyaratkan dalam Code dan Standard. Dengan kata lain, tidaklah mudah untuk meyakinkan client bahwa metode yang kita gunakan tersebut, yang jika berbeda dengan yang tercantum didalam Code, adalah aman dan sudah terjamin.

Dengan demikian, sebenarnya adalah lebih mudah dan aman jika kita menggunakan Code dan Standard yang sudah ada dan terbukti aman digunakan didalam banyak industri. Namun, sekali lagi, kita harus menyadari bahwa pada hakekatnya, Code dan Standard adalah hanya sebuah petunjuk secara umum bagi designer untuk melakukan pekerjaan nya dalam mendisain piping system. Code dan Standard tidaklah memberikan petunjuk yang detail akan sebuah proses disain, juga tidak memberikan instruksi mengenai bagaimana mendisain sesuatu.

Dengan kata lain, Code dan Standard bukanlah sebuah “Handbook”.

Disini yang berperan adalah Designer atau Engineer yang kompeten dan berpengalaman untuk melakukan proses disain dan analisa.

George Antaki, penulis buku berjudul “Piping and Pipeline Engineering. Design, Construction, Maintenance, Integrity, and Repair” menulis bahwa Code dan Standard serta peraturan yang memberikan petunjuk bagi pekerjaan Engineering dapat dibagi dalam empat kategorI, yaitu:

Professional Societies: Yang termasuk kedalam Professional Societies adalah ASME atau singkatan dari American Society of Mechanical Engineer, atau juga ASCE yang merupakan singkatan dari American Society of Civil Engineer. Mereka menerbitkan petunjuk (standard) mengenai Design, cosntruction, maintenance yang sesuai dengan profesi masing-masing.

Standard yang dihasilkan bisa saja digunakan dan disahkan menjadi Code oleh pemerintah daerah atau pemerintah pusat.

Professional Societies lainnya yang juga banyak dikenal adalah AIChE atau American Institute of Chemical Engineers, AISC atau American Institute of Steel Cosnstruction, ACI atau American Concrete Institute.

Trade Associations: Ini adalah perkumpulan para pembuat peralatan atau barang yang banyak digunakan di project, seperti NiDI yaitu Nickel Development Institute, AISI yaitu American Iron and Steel Institute, API yaitu American Petroleum Institute, dan AWWA yaitu American Water Works Association.

Mereka juga banyak menghasilkan standard yang pada prinsipnya memberitahukan dan menjelaskan cara penggunaan produk yang dihasilkan oleh anggota asosiasi tersebut.

Testing and Certification Organization: Ini adalah organisasi yang mengurusi tentang sertifikat atas barang dan benda yang digunakan.

Organisasi yang dikenal adalah seperti Underwriters Laboratories (UL), Factory Mutual (FM), International Conference of Building Officials Evaluation Services (ICBO ES).

Standard Developing Organizations: Adalah suatu organisasi yang mengembangkan standard seperti ASTM International (dulunya adalah American Standard for testing Materials), dengan misi utama untuk menulis dan menghasilkan standard yang akan meningkatkan reliability, dengan mengedepankan kesehatan umum dan komersial.

  1. American Society of Mechanical Engineer (ASME)

ASME adalah sebuah organisasi yang anggotanya pada mulanya adalah para Mechanical Engineer yang berada di Amerika Serikat saja. Namun pada perkembangannya, anggota dari ASME ini mulai menyebar keseluruh dunia. Pada saat ini dipercaya anggota ASME diseluruh dunia sudah mencapai 127,000 anggota.

Tujuan utama dari ASME ini adalah memberikan kepada komunitas Mechanical Engineer suatu kesempatan dan media untuk saling berinteraksi dan saling menukar informasi dibidang keteknikan. Pelayanan yang diberikan oleh ASME adalah dalam bentuk program yang berkualitas tinggi untuk meningkatkan pengetahuan dalam bentuk pendidkan lanjutan, pengembangan dan pemeliharaan Code dan Standard, riset, konferensi dan publikasi, hubungan dengan pemerintah serta berbagai hal lainnya. Dalam hal pengembangan Code dan Standards, ASME membentuk lembaga yang bernama ASME Council on Code and Standards. Council tersebut terdiri atas beberapa badan (board) yaitu:

The Board on Pressure Technology:

B16 Standardizatiion of Valves, Flanges, Fittings and Gaskets
 B31 Code for Pressure Piping
 Boiler and Pressure Vessels
 Post Construction

The Board on Nuclear Codes and Standards:

Boiler and Pressure Vessel (Nuclear)
 Nuclear Air and Gas Treatment Equipment
 Crane for Nuclear Facilities
 Nuclear Quality Assurance
 Oepration and Maintenance of Nuclear Power Plant
 Qaulification of Mechanical Equipment

The Board on Safety Codes and Standards:

Elevators and escalators
 Manlifts
 Compressors system
 Cranes, Derricks and Hoist
 Automotive Lifting Devices

The Board on Standardization:

Plumbing Materials and equipment
 Screw Thread
 Standardization of Bolt, Nuts, Rivet and screws.
 Surface Qualities
 Practice of preparation of Graphs and Charts.

Berikut ini ditampilkan beberapa ASME Code yang sering digunakan oleh Piping Engineering didalam menjalankan tugasnya, walaupun Code ini juga digunakan oleh disiplin lain, adalah sebagai berikut:

  • B16.1 Cast Iron Pipe Flanges.
  • B16.3 Valve-Flanged, Threaded, and Welded
  • B16.4 Cast Iron Threaded Piping
  • B16.5 Pipe Flanges and Flanged Fittings, NPS ½ – NPS 24.
  • B16.9 Factory made wrought steel buttwelding fittings
  • B16.10 Face to Face and End to End Dimension of Valves
  • B16.11 Socket-Welding and Threaded Forged Steel Fittings
  • B16.12 Cast Iron threaded drainage fittings
  • B16.14 Ferrous Pipe plug, bushings and locknuts with pipe Thread
  • B16.20 Metallic Gaskets for pipe flanges – ring joint, spiral Wound, and jacketed
  • B16.21 Non Metallic Flat Gaskets for Pipe Flanges
  • B16.25 Buttwelding ends
  • B16.28 Wrought steel buttwelding short radius elbows and Return
  • B16.33 Manually operated metallic gas valves for usein gas Piping systems up to 125 psig, size ½ through 2.
  • B16.34 Valves, Flanged, Threaded and Welding Ends
  • B16.36 Orifice Flanges
  • B16.38 Large metallic valves for gas distribution,manually operated, NPS 2 ½ through 12, 125 psig maximum.
  • B16.40 Manually operated thermoplastic gas shutoffs and Valves in gas distribution systems
  • B16.47 Large Diameter Steel Flanges NPS 26-60
  • B16.48 Steel line blinds
  • B18.2.1 Square and Hex Bolts and Screws (inch series)
  • B18.2.2 Square and Hex Nuts (inch series)
  • B18.22.1 Plain Washer
  • B31.1 Power Piping
  • B31.3 Process Piping
  • B31.4 Liquid Transportation System for Hydrocarbons, Liquid Petroleum Gas, Anhydrous Ammonia and Alcohol.
  • B31.8 Gas Transmission and Distribution Systems
  • B36.10 Welded and Seamless Wrought Steel Pipe
  • B36.19 Stainless Steel Pipe

2. American Petroleum Institute (API)

American Petroleum Institute atau API adalah suatu organisasi perkumpulan dari berbagai macam industri di Amerika Serikat yang bergerak dibidang minyak bumi dan gas alam. API pada sat ini sudah mendistribusikan lebih dari 200,000 buah technical standard ke seluruh dunia. Adapun tujuan dari standard tersebut adalah membantu para penggunanya dalam usaha meningkatkan efisiensi dan penghematan didalam pengoperasian usaha mereka, dengan tetap mengacu kepada peraturan perundang-undangan, menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat serta tak lupa menjaga kelestarian lingkungan.

Disamping menghasilkan standard, code dan petunjuk pelaksanaan yang berhubungan dengan piping, tank, vessels, dan equipments di industri minyak dan gas, API juga memberikan petunjuk mengenai hal-hal tenatng perawatan (maintenance), inspeksi bagi peralatan yang sedang bekerja, mengeevaluasi komponen yang sedang mengalami penurunan kemampuan, juga disebut dengan istilah “fitness-for-service” atau “fitness-for-purpose”.

Beberapa API Standard yang sering digunakan oleh Piping Engineering dan disiplin lainnya di Engineering adalah sebagai berikut:

  • 5L Specification for Line Pipe
  • 5L1 Railroad Transportation of Line Pipe
  • 6D Specification for Pipeline Valves
  • 510 Fired Heater Tubes
  • 520 Sizing, Selection, and Installation of
    Pressure Relieving Devices in Refineries.
  • 526 Flanged Steel Pressure Relief valves
  • 560 Fired Heaters for General Refinery Service
  • 570 Piping Inspection Code: Inspection, Repair, Alterations, and Rerating of In-Service Piping Systems
  • 571 Conditions Causing Failures
  • 574 Inspection of Piping, Tubing, Valves, and Fittings
  • 577 Welding Inspection
  • 594 Check Valves: Flanged, Lug, Wafer and Buttwelding
  • 598 Valve Inspection and Testing
  • 599 Metal Plug Valves
  • 600 Steel Gate Valves, Flanged, and Butt Welding Ends
  • 602 Compact Steel Gate Valves Flanged, Treaded Welding and Extended Body Ends.
  • 603 Corrosion Resistant Gate Valves
  • 606 Compact Steel Gate Valve, Extended Body
  • 607 Testing of Valves – Fire Type-testing Requirement
  • 608 Metal Ball Valves, Flanged and Butt Welding ends.
  • 609 Butterfly Valves: Double Flanged, Lug and Wafer type.
  • 610 Centrifugal Pumps for Petroleum, Petrochemical and Natural Gas Industries
  • 611 General Purpose Steam Turbines for Refinery Service
    612 Petroleum, Petrochemical and natural Gas Industries – Steam Turbines – Special Purpose Applications
  • 616 Gas Turbines for the Petroleum, Chemical, And Gas Industry Services.
  • 617 Centrifugal Compressors for Petroleum, Chemical, and Gas Service Industries.
  • 618 Reciprocating Compressors for Petroleum, Chemical and Gas Industries.
  • 619 Rotary type positive displacement Compressors for Petroleum, Chemical and Gas Industry.
  • 620 Design and Contruction of Large, Welded, Low Pressure Storage Tank
  • 650 Welded Steel Tanks for Oil Storage.
  • 651 Cathodic Protection of Above ground Storage Tank
  • 662 Plate Heat Exchangers for General Refinery Services.
  • 674 Positive Displacement Pumps – Reciprocating
  • 675 Positive Displacement Pumps – Controlled Volume
  • 676 Positive Displacement Pumps – Rotary

 

 3. American Water Work Association -AWWA

  • C205 Cement Mortar Lining Steel Pipe
  • C207 Steel Pipe Flanges
  • C504 Rubber Seated Butterfly Valves

 

4. Manufacturer Standardization Society(MSS)

 

  • SP-6 Standard finishes of contact faces of pipe flanges and connecting eng flanges of valves and fittings.
  • SP-25 Standard marking system for Valve, fittings, flanges, and unions.
  • SP-42 Class 150 corrosion resistance gate, globe,angle, and check valves with flanged and butterweld end.
  • SP-43 Wrought stainless steel butt-welding fittings
  • SP-44 Steel Pipeline flanges
  • SP-45 Bypass and Drain Connection
  • SP-51 Class 150LW corrosion resistance cast flanges and flanged fittings
  • SP-58 Pipe Hangers and Supports-Material, Design, and Manufacture
  • SP-61 Pressure Testing of Steel Valves
  • SP-67 Butterfly Valves
  • SP-69 Pipe Hangers and Support selection and applications.
  • SP-70 Cast Iron GateValves, flanged, and threaded ends.
  • SP-71 Gray Iron Swing check valves, flanged and threaded ends.
  • SP-72 Ball valves with flanged or buttwelding ends for general services.
  • SP-77 Guideline for pipe support contractual relationship.
  • SP-89 Pipe Hangers and Supports – fabrication and installation practices
  • SP-90 Guideline on Terminology for pipe hangers and supports

 

5. National Association of Corrosion Engineer (NACE)

National Association of Corrosion Engineer (NACE) mengeluarkan petunjuk dan standard untuk pemilihan, testing, dan perlindungan dari korosi untuk material pipa.

Beberapa standard yang diterbitkan adalah sebagai berikut:

  • RP0169 Control of External Corrosion on underground or Submerged Metallic Piping System
  • RP0170 Protection of Austenitic Stainless Steel and other austenitic alloys from polythionic acid stress corrosion cracking during shutdown of refinery equipment.
  • RP0175 Control of internal corrosion in steel pipelines and piping systems
    RP0184 Repair of Lining System
  • RP0188 Discontinuity (Holiday) Testing of New Protective Coatings
  • RP0298 Sheet Rubber Linings for Abrasion and Corrosion Service
  • RP0190 External protective coatings for joints, fittings, and valves on metallic underground or submerged pipelines and piping systems.
  • RP0572 Design, Instalation, Operation and Maintenance of Impressed Current Deep Ground Beds.
  • RP0675 Control of external corrosion on offshore steel pipelines.

 

6. National Electrical Manufacturers Association (NEMA)

  • SM23 Steam Turbines for Mechanical Drive Service

 

7. ASME B31 CODE

Di Amerika Serikat sendiri, code yang dipakai untuk keperluan disain dan konstruksi piping system yang bertekanan (pressure piping) adalah ASME B31 Pressure Piping Code. ASME B31 Pressure Piping code meliputi piping system yang mempunyai tekanan operasi mulai dari tekanan vakum sampai diatas tekanan atmosfir.

  • ASME B31 Code terdiri atas sejumlah “section” yang berdiri sendiri dan diterbitkan juga secara terpisah. Namun kesemuanya tetaplah berada dibawah naungan dan arahan dari ASME Commitee B31 Code for Pressure Piping, yaitu sebagai berikut:

 

  • ASME B31.1 Power Piping: Adalah untuk sistim pemipaan yang sering ditemukan pada pembangkit tenaga listrik, pemanasan dengan menggunakan sistemn geothermal, maupun pemanasan central dan sistim pendingin.

 

  • ASME B31.3 Process Piping: Adalah untuk sistim pemipaan yang banyak kita temukan di Pabrik petrokimia, kilang minyak, pabrik kimia, pharmaceutical, tekstil, kertas, semi-konduktor, cryogenic plant, utility di process plant, terminal penampungan minyak dan gas alam, pabrik pemrosesan bahan makanan dan lainnya. Memang harus diakui B31.3 adalah code yang sangat luas pemakaiannya.

 

  • ASME B31.4 Pipeline Transportation System for Liquid Hydrocarbons and other Liquids: Banyak ditemukan pada sistim pipeline yang menghantarkan fluida yang umumnya dalam bentuk cair dari sebuah Pabrik ke sebuah terminal, maupun didalam terminal itu sendiri.

 

  • ASME B31.5 Refrigeration Piping: yaitu untuk sistim pipa yang digunakan pada sistim pendingin baik untuk refrigerant maupun untuk secondary.

 

  • ASME B31.8 Gas Transportation and Distribution Piping Systems: adalah untuk sistim pipeline yang menghantarkan suatu produk yang umumnya adalah berbentuk gas, mulai dari tempat dia ditemukan sampai ke pabrik pengolahannya, termasuk diarea kompresor, maupun diarea “metering stations”.

 

  • ASME B31.9 Building Services Piping: Ini adalah khusus untuk sistim pemipaan yang sering kita lihat di gedung-gedung bertingkat baik milik umum maupun industri, dan juga komplek perumahan yang bertingkat banyak.

 

  • ASME B31.11 Slurry Transportation Piping System: Yaitu sistim pipa yang menghantarkan suatu cairan yang banyak mengandung komponen padat dari suatu pabrik atau terminal ke pabrik atau terminal lainnya. Juga termasuk didalamnya adalah sistim pipa yang berada didalam pabrik atau terminal tersebut.

Adalah merupakan tugas dan tanggung jawab dari pemilik suatu proyek atau “owner” untuk memutuskan Code section mana yang akan digunakan pada proyek milik mereka.

Namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan didalam menentukan code section mana yang akan digunakan, yaitu:

 Keterbatasan dari Code section
 Persyaratan Hukum dimana akan digunakan
 Kemungkinan adanya Code dan Standard yang lain yang juga harus dipenuhi.

Jadi, dengan demikian, jelas lah bahwa ASME B31 Code bukanlah sebuah buku petunjuk yang memberikan informasi secara detil akan sebuah pekerjaan. Tetapi, ASME B31 code hanyalah memberikan petunjuk akan persyaratan minimum untuk instalasi pipa sesuai dengan peruntukannya.

Donny

Lulusan Teknik Mesin UI tahun 1991, berpengalaman dalam Piping Stress Analysis, dan sekarang Cerified Project Management Professional dari Project Management Institute, USA dan sedang bekerja di Saudi Aramco

Leave a Reply