Project Management in Oil & Gas

Project Management? Project Engineer? Ah, nama apa lagi ini. Itulah respon pertama saya ketika ditawari kerja di sebuah Perusahaan Minyak Terbesar di dunia yang berlokasi di Timur Tengah. Kalau lah boleh berkata jujur, Poject Engineer adalah profesi yang, hmmm….dulu sempat saya pandang sebelah mata…duluuu.

Kenapa? Karena, walaupun bergelar “Engineer”, pada prinsipnya Project Engineer tidaklah melakukan pekerjaan yang dikategorikan sebagai ‘Engineer”. Begitu pandangan saya dulu tentang profesi ini.

Ternyata, sekarang saya malah “terdampar”di perusahaan tersebut dan diberi title sebagai Senior Project Engineer dari Project Management Team. Nasib kali yaaa….

Saya masih ingat pernah di interview lewat telephone, waktu itu tahun 2007 oleh perusahaan yang sama, waktu itu saya masih di London, dan tawarannya jadi orang Operation di Pipeline Department. Saya bilang: gak mau, panas. Lagipula saya kan bukan orang Operation, saya murni “Engineering”. Begitu alasan saya waktu itu.

6 bulan kemudian, masuk lagi email dari perusahaan yang sama untuk posisi yang lain. Nah, ini sebagai Mechanical Engineer. Pas kan. Singkat cerita, lulus interview by phone, plus ngurus tetek-bengek, terbanglah kami sekeluarga ke Dhahran.

Besoknya, pas masuk kantor, lahhh..Jadi Project Engineer….piye iki?

Tanya sama boss, apa yang mau saya design atau hitung? Gak ada. Semua ditangani sama Perusahaan Engineering dari UK, kita cuma review dan approve. Lhoo. Terus, saya ngapain sekarang? Baca dulu dokumen ini….segede gajah dokumen nya ternyata.

Yah..jadilah tiga bulan pertama baca dokumen thok….katam sudah …sampai bos juga bilang, kalau di Kampus kamu udah lulus Master Degree nih…  🙂

Nah, terus Project Engneer nya gimana? Kan awalnya mau nulis gimana transisi dan tarsnformasi dari Piping Mechanical Engineer menjadi Project Engineer?

Ternyata, dalam Organization Chart nya, saya memang lebih banyak me-review pekerjaan design dari EPC Company, yang waktu itu dari UK dan juga ada dari Holland, dengan merujuk ke standard International plus standard company sendiri. Kita kemudian juga meng-komunikasikan dengan department terkait lain yang akan terkena dampak dari design kita ini untuk mendapatkan feedback mereka, seperti dari Environment Division, Loss Prevention, Fire Protection, Inspection dan Consulting Service. Belum lagi laporan ke boss nya boss dan boss nya boss nya boss…. 🙂 Tapi yang paling penting juga, mendapatkan persetujuan dari orang Operation yang nantinya akan menjalankan Plant tersebut atau menjadi owner nya.

Banak sekali koordinasinya, plus jadi banyak meeting.

Ini beda banget dengan kerjaan dulu di Inggris, dimana saya lebih banyak duduk didepan komputer melakukan analisa. Gak ada meeting. yang ada break time sambil ngopi dan ngobrol.

Jelas kagok dulu awalnya. Apalagi scope kerjaan saat itu jadi jauh lebih luas dibanding dengan saat di Inggris. Harus lebih banyak baca buku, specification, standard. Gak cuma melulu B31.3 saja. Gak cuma mechanical saja. Harus tahulah dikit tentang Instrumentasi seperti SCADA, juga Electrical, CIvil. Walau core discipline nya sebagai Mechanical ahrus tetap dijaga. Pernah mau keluar aja waktu itu. Balik kampung ke Inggris. Jadi Engineer aja deh…

Tapi, setelah tak pikir pikir..ngomong sama juragan di rumah, akhirnya kita sepakat coba dulu lah dua tahun. Toh Apartment di London udah di sewakan , nanti mau tinggal dimana…?

2 tahun.?..hahahahaha…8 tahun sekarang…betah ya ..kata orang?

Betah?

That is “one million dollar questions”

Cerita Project Engineer nya gimana? Kok bisa pindah jalur dari Piping Engineer menjadi Project Engineer? 8 tahun lagi….

Hmmm… pengen juga nulis buku soal ini….paling tidak agar jadi penambah wawasan buat temen temen yang senasib dengan saya, atau yang pengen coba jadi Project Engineer, barangkali…

Nanti aja diteruskan…..ngopi dulu…

 

Donny

Lulusan Teknik Mesin UI tahun 1991, berpengalaman dalam Piping Stress Analysis, dan sekarang Cerified Project Management Professional dari Project Management Institute, USA dan sedang bekerja di Saudi Aramco

One thought on “Project Management in Oil & Gas

  • tulisan yg bagus untuk para engineer yang masih idealis,,,,he he he
    saya juga mengalami hal sama, dari seorang mechanical engineer specialis pressure vessel, sekarang saya harus mengecek semua design terkait dengan product safety, mulai dari standard OHSA, EN directive dan Standard, Hygienic design, corporated standard, dll…
    somoga pak Doni tetap diberi kesehatan oleh Allah SWT dan tetap bisa munulis untuk kami yang masih membutuhkan arahan dalam berkarir dan berkarya..aminnn

    Reply

Leave a Reply